Kendari – Universitas Mandala Waluya Kampus Utama menyelenggarakan acara Wisuda dan Pelepasan Mahasiswa Periode 104 pada Sabtu, 21 April 2026, dengan meriah. Acara yang digelar di Graha Olahraga Utama kampus ini berhasil memotong pita kelulusan 1.247 mahasiswa dari berbagai program studi, mencakup jenjang Diploma Tiga (D3), Sarjana (S1), hingga Magister (S2). Kesuksesan penyelenggaraan wisuda ini menjadi bukti komitmen universitas dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.
Acara dimulai pada pukul 08.00 pagi dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Sc. Kehadiran pejabat daerah, termasuk Wakil Walikota Kendari H. Jamaluddin Rahman, serta para dekan dari sepuluh fakultas yang ada, menunjukkan pentingnya momentum ini bagi institusi pendidikan dan masyarakat Kendari secara luas.
Mengenakan busana akademik sesuai protokol, ribuan mahasiswa baru lulusan berbaris rapi menunggu giliran untuk mengikuti prosesi wisuda. Mereka membawa beban pembelajaran selama bertahun-tahun dengan harapan besar untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Di antara kerumunan tersebut, terlihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah muda yang telah mencapai pencapaian akademik mereka.
“Hari ini adalah momentum bersejarah bagi almamater kita. Lebih dari seribu mahasiswa telah menyelesaikan perjalanan akademik mereka dengan dedikasi dan kerja keras. Mereka bukan hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa misi untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujar Prof. Dr. Ir. Bambang Suryanto dalam pidato pembukaan wisuda. Rektor yang telah memimpin universitas selama enam tahun ini menekankan bahwa kualitas lulusan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan akademik yang diterapkan.
Universitas Mandila Waluya, yang didirikan pada tahun 1998, telah berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan terkemuka di Sulawesi Tenggara. Dengan sepuluh fakultas yang mencakup bidang teknik, ilmu kesehatan, pendidikan, ekonomi, hukum, dan sastra, universitas ini telah menghasilkan ribuan lulusan yang tersebar di berbagai sektor industri. Wisuda Periode 104 ini mencerminkan pertumbuhan berkelanjutan dari institusi yang telah memiliki lebih dari 28.000 mahasiswa aktif.
Dekaan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Slamet Wijaya, M.T., mengungkapkan bangganya terhadap pencapaian mahasiswa teknik yang wisuda pada periode ini. “Dari Fakultas Teknik, kami melepas 186 lulusan yang telah dibekali keahlian dalam berbagai bidang mulai dari teknik sipil, mesin, elektro, hingga teknik industri. Mereka telah mengikuti magang di industri-industri terkemuka dan terbukti kompeten dalam menghadapi dunia kerja,” jelas Dr. Slamet dalam kesempatan wawancara singkat sebelum acara wisuda berlangsung.
Tidak hanya fokus pada aspek akademik, universitas juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan kepemimpinan dalam setiap program pembelajaran. Hal ini tercermin dari berbagai prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Dalam tiga tahun terakhir, mahasiswa Mandala Waluya telah memenangkan 47 kompetisi tingkat nasional dan 12 kompetisi internasional di bidang inovasi, entrepreneurship, dan penelitian.
Salah satu lulusan yang menonjol adalah Dwi Pratama, pemenang kompetisi proposal bisnis startup nasional tahun 2025. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan Universitas Mandala Waluya untuk mengembangkan ide-ide kreatif. Dosen-dosen yang inspiratif dan fasilitas yang memadai telah membantu saya mewujudkan impian membangun startup di bidang teknologi pertanian. Sekarang, saya siap melangkah ke dunia industri dengan tekad yang bulat,” ungkap Dwi Pratama dengan penuh semangat.
Proses wisuda pada Periode 104 ini melibatkan prosesi yang cukup panjang. Setiap lulusan dipanggil per nama oleh protokol wisuda untuk menerima ijazah dan tanda kehormatan dari Rektor. Prosesi ini berlangsung selama enam jam, mencerminkan jumlah lulusan yang signifikan. Keluarga-keluarga peserta wisuda memenuhi tribun penonton, mendokumentasikan setiap momen berharga dengan kamera dan smartphone mereka.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Prof. Dr. drg. Siti Nurhaliza, Sp.Perio., juga memberikan pandangannya mengenai kesiapan lulusan mereka. “Kami telah melepas 234 lulusan dari berbagai program studi di Fakultas Ilmu Kesehatan, termasuk Program Sarjana Keperawatan, Farmasi, dan Magister Kesehatan Masyarakat. Seluruh lulusan kami telah menjalani uji kompetensi dan praktik klinis yang ketat sesuai standar nasional. Mereka siap untuk melayani masyarakat dengan profesionalisme dan etika tinggi,” kata Prof. Siti dengan bangga.
Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hari Sutrisno, M.Si., menjelaskan bahwa universitas terus melakukan inovasi dalam kurikulum untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan industri. “Kami secara berkala melakukan evaluasi kurikulum bersama dengan stakeholder industri. Setiap program studi memiliki alumni committee dan industry partnership yang membantu kami memahami skill apa yang paling dibutuhkan di pasar kerja. Hasilnya, tingkat keterserapan lulusan kami dalam tiga bulan pertama setelah wisuda mencapai 87 persen,” jelasnya dengan data yang konkret.
Kesempatan bagi lulusan untuk terhubung dengan dunia kerja juga ditingkatkan melalui job fair yang diadakan bersamaan dengan wisuda. Pada kesempatan ini, lebih dari 150 perusahaan dan institusi pemerintah hadir untuk melakukan rekrutmen langsung. Perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari BUMN, perusahaan swasta multinasional, hingga startup teknologi, membuka lowongan pekerjaan untuk para lulusan baru.
Salah satu perusahaan yang aktif merekrut lulusan Mandala Waluya adalah PT Energi Nusantara Indonesia, perusahaan yang berkecimpung dalam sektor energi terbarukan. Manajer Sumber Daya Manusia PT Energi Nusantara, Ibu Linda Oktaviana, mengatakan bahwa mereka memiliki kepercayaan tinggi terhadap kualitas lulusan dari universitas ini. “Dalam dua tahun terakhir, kami telah merekrut 28 lulusan dari Mandala Waluya, dan mereka semua menunjukkan kinerja yang memuaskan. Kami akan terus membuka peluang bagi lulusan terbaik untuk bergabung dengan tim kami,” ujar Linda Oktaviana.
Selain aspek penempatan kerja, universitas juga mendorong lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Dari total 1.247 lulusan pada periode ini, 156 diantaranya telah diterima di perguruan tinggi luar negeri untuk melanjutkan studi S2 dan S3. Data ini menunjukkan bahwa lulusan Mandala Waluya memiliki daya saing yang kuat tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Program beasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri juga menjadi salah satu inisiatif universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui kerjasama dengan berbagai universitas di Australia, Belanda, Inggris, dan Jepang, universitas memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik untuk melanjutkan pendidikan mereka dengan dukungan financial aid.
Dalam pidato penutupnya, Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Suryanto menyampaikan harapan besar kepada seluruh lulusan. “Sebagai alumni Mandala Waluya, kalian adalah duta-duta pendidikan dan pembangunan. Janganlah lupa akan nilai-nilai yang telah kami ajarkan: integritas, inovasi, dan dedikasi. Dunia membutuhkan kontribusi nyata dari kalian. Semoga kalian sukses dalam karir dan kehidupan, dan selalu membawa nama baik almamater kita,” kata Rektor dengan penuh penghayatan.
Acara wisuda diakhiri dengan pembacaan Sumpah Alumni yang dilakukan secara serentak oleh semua lulusan. Suasana yang solemn dan penuh makna mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan profesi dan masyarakat. Setelah pembacaan sumpah, ribuan balon warna-warni dilepaskan ke udara sebagai simbol harapan dan doa untuk masa depan cerah para lulusan.
Impacts dan Signifikansi
Wisuda Periode 104 Universitas Mandala Waluya memiliki signifikansi yang luas bagi berbagai pihak. Pertama, bagi lulusan sendiri, wisuda adalah pengakuan resmi atas pencapaian akademik dan merupakan pintu masuk ke kehidupan profesional. Kedua, bagi universitas, keberhasilan menyelenggarakan wisuda dengan jumlah lulusan yang besar menunjukkan kapabilitas institusi dalam menghasilkan talenta-talenta berkualitas. Ketiga, bagi masyarakat dan negara, kehadiran ribuan lulusan baru merupakan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang akan menjadi penggerak ekonomi dan pembangunan sosial.
Selain itu, job fair yang diselenggarakan bersamaan dengan wisuda menciptakan ekosistem yang mendukung transisi mahasiswa dari dunia akademik ke dunia kerja. Banyak lulusan yang langsung mendapatkan tawaran pekerjaan pada hari yang sama, menunjukkan relevansi kurikulum dan kesiapan lulusan.
Kesimpulan
Wisuda dan Pelepasan Mahasiswa Periode 104 Universitas Mandala Waluya pada 21 April 2026 merupakan peristiwa penting yang menandai pencapaian luar biasa bagi institusi, lulusan, dan masyarakat luas. Dengan melepas 1.247 lulusan yang telah dibekali pengetahuan, keahlian, dan karakter yang kuat, universitas terus membuktikan komitmennya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif dan berdaya saing global.
Para lulusan Mandala Waluya siap untuk menulis cerita sukses mereka sendiri di berbagai bidang industri dan sektor publik. Dengan dukungan dari almamater dan bekal yang telah mereka terima, diharapkan mereka dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Universitas Mandala Waluya sendiri terus berinovasi dan berkembang untuk memastikan bahwa setiap generasi lulusan yang dihasilkan adalah generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
—
Penulis: Tim Jurnalistik Kampus Universitas Mandala Waluya
Diterbitkan: 21 April 2026